Minggu, 27 Januari 2013

Liburan yang Dinanti


Libur tlah tiba…
Libur tlah tiba…
Hore…hore…hore!!

Sepenggal lagu di atas, meskipun hanya tiga baris, tapi sudah cukup menggambarkan kebahagiaan seorang anak saat hari libur tiba. Begitu juga dengan kedua anak saya. Biasanya mereka menghitung hari menjelang libur sekolah. Ya, ini juga karena bundanya yang semangat woro-woro . :)

“Seminggu lagi libur panjang lho..”
Setelahnya, mereka langsung  menanyakan hari,  tanggal dan  heboh menghitung sendiri. Termasuk si adek yang belum faham konsep tanggal. Dan bisa dipastikan, setiap hari mereka akan menghitung mundur tanggal liburan.
“…berarti empat hari lagi ya bunda..”
“…hore.. kurang dua hari lagi…”

Dan obrolan di rumah nggak jauh-jauh dari tema besar itu. Kapan berangkatnya, nanti di sana mau ngapain aja. Oh ya, biasanya libur sekolah kami berkunjung ke kediaman mertua di desa. Di samping ingin mengenalkan keluarga besar suami dan menjalin hubungan yang dekat , juga ingin memberikan suasana yang berbeda dengan suasana sehari-hari di Surabaya.

Di sana, mereka bisa mendengar kokok ayam sebelum subuh, bermain di sungai, menangkap ikan di sawah, melihat dari dekat batang padi dengan bulirnya yang menguning, menangkap katak, atau kadang-kadang juga menangkap siput.
13591023631643498509
Senang sekali bisa melihat senyum dan tatapan takjub mereka ketika bisa memegang kecebong, yang selama ini hanya bisa mereka lihat di buku atau televisi.  Atau terkaget-kagetnya mereka ketika pertama kali mendengar suara tokek. Atau kadal yang menurut mereka buaya kecil.
Mereka bisa berlari seharian, manjat pohon, memakai topi yang biasa dipakai ke sawah, atau memakai senter yang digunakan untuk menangkap ikan, di kepala dengan bangganya.

Liburan yang begitu menyenangkan. Berharap mereka bisa mengambil kearifan alam, dan memberi mereka jejak pedesaan, seperti yang orang tua mereka pernah rasakan.
Have fun, keep explore your world ya nak…